Manfaat Digital PH Meter. & Pemahaman Digital pH Meter.

Digital pH Mtr. ialah alat ukur elektronik yang dipakai untuk menghitung kandungan pH zat 1/2 padat). Biasanya pH mtr. terbagi dalam probe pengukur spesial (elektroda kaca) yang tersambung dengan mtr. elektronik yang menghitung serta tampilkan hasil pembacaan pH.

Riwayat pH Mtr.

pH mtr. komersial pertama dibikin seputar tahun 1936 oleh Radiometer di Denmark serta oleh Dr. Arnold Orville Beckman di Amerika Serikat. Saat Beckman masih memegang untuk asisten professor kimia di California Institute of Technology, ia diharap untuk membuat cara yang cepat serta tepat untuk menghitung kandungan kemasaman air jeruk untuk California Fruit Growers Exchange (Sunkist).

Dobrakan Beckman membantunya untuk mengeluarkan perusahaan Beckman Instruments (saat ini Beckman Coulter). Tahun 2004 pH mtr. Beckman dipilih oleh ACS National Historical Chemical Landmark untuk kembali kenang sumbangsih alat ini untuk pH mtr. elektronik komersial pertama yang sukses. Pada tahun 1970 Jenco Electronic Taiwan men-desain serta menghasilkan pH mtr. portabel digital pertama. Alat ini dijual di bawah merek Cole-Palmer. TRT989H II TH IIHI E-0 R -O ERG UY UG 90

Pemakaian serta Kalibrasi pH Mtr.

Di di air minum PH mtr. ialah satu alat yang dipakai untuk menghitung tingkat keasaman serta kebasa-an. Keasaman dalam larutan itu dipastikan untuk kandungan ion hidrogen dipersingkat dengan [H+], atau untuk pH yang berarti –log [H+]. Dalam kata lain pH adalah ukuran kemampuan satu asam. pH satu larutan bisa ditera dengan cara-cara diantaranya dengan jalan menitrasi larutan dengan asam dengan tanda atau yang semakin cermat lagi dengan pH mtr..

Pengukur PH tingkat asam serta basa air minum ini kerja dengan cara digital, PH air disebutkan asam jika kurang dari 7, PH air disebutkan basa (alkaline) jika lebih dari pada 7 serta PH air disebutkan netral jika ph sama juga dengan 7. Jual PH Meter PH air minum bagus menurut standard Departemen Kesehatan RI ialah sekitar di antara 6,5 sampai 8,5

Kecuali untuk menghitung ph air karena itu ph mtr. ini bisa dipakai untuk menghitung ph tanah dengan terlebih dulu mencampurkan tanah yang akan diukur dengan beberapa air. Formasi kombinasi air serta tanah ikuti ketentuan yang berlaku yakni dengan nisbah 1:1 atau 1:2,5 atau 1:5. Type keasaman aktif atau keasaman actual dikarenakan oleh ada Ion H+ dalam larutan tanah. Keasaman ini dicatat dengan pH (H2O).

Untuk contoh keasaman (pH) tanah diukur dengan nisbah tanah : air 1 : 2,5 (10 g tanah dicampurkan dengan 25 ml air) serta dicatat dengan pH2,5(H2O). Di sejumlah laboratorium, pengukuran pH tanah dilaksanakan dengan perbandingan tanah serta air 1 : 1 atau 1 : 5. Pengukuran pada nisbah ini cukup tidak sama dengan pengukuran pH2,5 sebab impak pengenceran pada fokus ion H.

Untuk maksud spesifik, contohnya pengukuran pH tanah basa, dilaksanakan pada pasta jemu air. Hasil pengukuran tetap semakin rendah dibanding pH2,5 sebab semakin kental serta fokus ion H+ semakin tinggi. Di bagian pertanian tanah yang bagus ialah PH dekati 7 hingga faktor hara serta senyawa yang perlu bisa diserap oleh tanaman. Bila PH tanah begitu asam yakni di bawah nilai 7 karena itu perlu diperbarui dengan memberikan tambahan kapur (CaCO3) pada tanah itu hingga PH-nya dekati netral.

Triknya pada awal musim kemarau kita gemburkan tanah memakai cangkul, taburkan kapur giling atau kapur pertanian yang berkadar CaCO3 sampai 90%. jual alat penguji murah Campur kapur itu dengan tanah yang akan kita netralkan dengan jumlah ½ kg setiap m2, diamkan semasa kira-kira 1 bulan (pengapuran diupayakan supaya tidak terserang hujan). Sesudah 1 bulan atau bisa lebih, kita ukur kembali lagi pH tanah itu sampai mendapatkan pH 7.

Sesudah kita peroleh pH 7 diamkan dua minggu, jika akan di Tanami kita harus menyiraminya minimal 5 kali jika akan kita kerjakan pemupukan untuk dilaksanakan penanaman(sebaiknya memakai pupuk kandang).

Bila tanah berbentuk basa triknya sama juga dengan tipe tahah yang Asam, tapi tidak memakai kapur, tetapi memakai belerang serta kerjakan langkah yang sama apa jika akan dilaksanakan pemupukan. Pemakaian PH mtr. bisa semakin komplek lagi untuk pengukuran PH tepung, PH Urine, atau PH Karbon aktif dan sebagainya

Untuk pengukuran yang benar-benar presisi pH mtr. harus dikalibrasi tiap sebelum dan setelah lakukan pengukuran. Untuk pemakaian normal kalibrasi harus dilaksanakan tiap hari. Fakta lakukan ini ialah probe elektroda kaca tidak dibuat e.m.f. dalam periode waktu lama.

Kalibrasi harus dilaksanakan minimal dengan dua jenis cairan standar buffer solution yang sesuai tenggang nilai pH yang akan diukur. Untuk pemakaian umum buffer pH 4 serta pH 10 diperkenankan. pH mtr. mempunyai pengatur pertama (kalibrasi) untuk mengendalikan pembacaan mtr. supaya sama juga dengan nilai standar buffer pertama serta pengatur ke-2 (slope) yang dipakai menyetel pembacaan mtr. sama juga dengan nilai buffer ke-2.

Pengatur ke-3 untuk men-set suhu. Sachet standar buffer, dapat didapat dari banyak suplier, umumnya memperlihatkan bagaimana nilai buffer beralih dengan suhu/temperatur.

Proses kalibrasi mempunyai korelasi dengan tegangan yang dibuat oleh probe (seputar 0.06 volt per pH unit) dengan rasio pH. Tiap usai satu pengukuran, probe dicuci dengan air suling atau air de-ionisasi untuk buang sisa solution yang sedang diukur, keringkan dengan tissue bersih untuk menghisap tersisa air yang bisa menyebabkan tercampurnya contoh serta memengaruhi pembacan pengukuran, selanjutnya secara cepat terbenang dalam solution yang lain.

Waktu tidak dipakai, ujung probe harus diupayakan pada kondisi basah setiap waktu. Ini menyelup ujung probe pada cairan asam solution seputar pH 3.0. Pada kondisi genting, air keran yang diasamkan bisa dipakai, tetapi air suling atau air de-ionisasi jangan dipakai dalam tempo yang lama untuk simpan probe seperti air tanpa ada ion akan mengisap keluar ion dari probe lewat proses difusi, yang akan menyebabkan kemunduran.

Terkadang (seputar satu bulan sekali), probe bisa dibikin bersih dengan pH-electrode cleaning solution; biasanya 0.1 M solution Hydrochloric Acid (HCl) dipakai [1], dengan nilai pH seputar satu.

Larangan Pemakaian PH Mtr. :

PH Mtr. ini jangan dipakai untuk menghitung cairan seperti berikut :
1. Air panas dengan temperatur melewati temperatur kamar sebab pengukuran jadi tidak presisi
2. Air Es / air dingin dengan temperatur di bawah temperatur kamar sebab pengukuran jadi tidak presisi
3. Tipe air atau cairan yang lain yang tidak masuk ke range pengukuran dari detail alat ini

Ciri-Ciri umum larutan asam yakni : Berasa masam, Berbentuk korosif, Bisa memeraskan kertas lakmus biru, Larutan di air bisa mengantar arus listrik, Mengakibatkan kasustan logam (korosif).
Contoh larutan Asam : Air jeruk, Hidrogen Klorida/Asam Klorida (HCL), Tembaga(II) Sulfat (CuSO4), Alumunium Sulfat (AlSO4) dan lain-lain
Beberapa ciri umum larutan basa yakni : Rasa-rasanya pahit, Berbentuk licin, Bisa membirukan kertas lakmus merah, Larutan di air bisa mengantar listrik, Bila tentang kulit, karena itu kulit akan melepuh (kaustik)
Cantoh larutan basa : Air Sabun, Amoniak (NH3), Soda Api/Natrium Hidroksida (NaOH),Natrium Karbonat (Na2CO3),
Contoh larutan netral: Alkohol/Ethanol, garam (Natrium Klorida=NaCl), Amonium Klorida, Air abu (air alkali = iye water = garam alkali)

Tipe pH mtr.
pH mtr. sekitar dari mulai alat ukur seperti pen yang murah serta simpel sampai alat ukur laboratorium yang susah serta mahal dengan koneksi computer serta beberapa input untuk tanda (ion-sensitive, redox), elektroda rujukan, serta sensor suhu seperti thermoresistor atau thermocouple. Mode yang tambah murah terkadang membutuhkan pengukuran suhu untuk menyetel beberapa macam pH yang disebabkan oleh suhu.

Mtr. spesial dan probe spesial ada untuk dipakai dalam aplikasi spesial, lingkungan yang keras, dlsb. pH mtr. pocket ada sekarang ini pada harga yang dapat dijangkau yang automatis mengkompensasi untuk suhu (ATC, Automatic Temperature Compensation).